Home / Cerita Sex Threesome / Cerita Sex Cumbuan Cewek Kembar

Cerita Sex Cumbuan Cewek Kembar

cerita yang unik dan menarik, bayangkan betapa panasnya saat 2 orang yang sama sedang bermain seks dengan Anda, pasti mantab benar, jadi cerita panas ini saya tulis sehingga Anda bisa merasakan pengalaman saya. Cerita ini dimulai saat saya kuliah di Bandung, saya punya cewek cantik, kami berkencan cukup lama, sekitar 2 tahun yang lalu tepatnya.

Hubungan kita saat ini masih lancar. Jika saya tidak memanggilnya kadang-kadang. Dan jika saya rindu, langsung pulang dari sekolah ke Bandung untuk menemuinya, pagi hari jam 2 pagi langsung dari Bandung ke sekolah lagi. Tentang menginap, biasanya saya sering tidur di kamarnya saat rumah sangat sepi. Ibunya sudah sangat liberal, tahu blasteran bule. Masih sangat muda tuh ibunya.

Saat itu masih berusia 35 tahun, terkadang kalaupun sama cara saya menemaninya belanja teman yang dituduhkan .. “Eh James, siapa tuh cewek loe, tua banget?” Hahahahhaha … dia punya dua anak, kembar, Sisti dan Siska. Kembar, putih, tinggi, lucu, jangan beritahu aku tentang tubuh, apakah kamu kenal dengan Jeniffer Lopez? Nah kayak jadi tuh si kembar. Siska juga punya pacar secara kebetulan temanku juga.

Hubungan kita sangat dekat. Sejak awal saya sudah “berhubungan seks” dengannya. Dan orang tuanya sama saja saya tidak masalah jika misalnya satu datang untuk tinggal (tentang “seks” tidak tahu tentu saja). Ceritanya si kembar keduanya datang ke Jakarta ingin berbelanja. Jadi mintalah saya untuk menemaniku berkeliling Jakarta. Kebetulan di Jakarta rumah mereka kembali direnovasi. Saya hanya tinggal di rumah saya. Selain orang tua saya lagi pergi, jadi kosong. “Oke”, kata mereka.

Malam kami terus berjalan ke Zanzibar, janji bertemu dengan teman. Saya tidak berani minum banyak karena perjalanan pulang. Tapi tuh si kembar dicekokin teman yang sama sehingga sampai maboknya tidak mabuk.

Akhirnya jam 4 kita pulang ke rumah dan setelah berusaha keras merayu Siska membuat joget-joget dari meja, terus membawa Sisti ke mobil bla .. blah .. blah .. sampai deh di rumah. Sampai akhirnya ruangan tanpa ba bi bu lagi kita tidur tiga, meski jalan raya tapi karena mabuk masih panas. Akhirnya saya buka celemek saya sampai live CD saja, saya terus terbaring di tengah mereka. Tapi karena kepalaku pusing dan tahu dong, kalau mabuk moda tegang. Aku mulai meraba-raba Sisti (biarkan aku mabuk tapi aku bisa membuat pacar saya tidur).

Pertama aku menyelipkan tanganku ke kemejanya. Jaga jari saya menjelajahi mana-mana di bra nya. Sudah lama aku memainkan putingnya, memutar-mutar dan membelai lagi. “James … buka saja di belakangnya untuk lega,” kata Sisti tiba-tiba. “Tapi jangan rewel, itu tidak baik dengan Siska, toh kamu gila ya … sodaraku disamping!” Dia berbisik. “Ah biarlah, kamu juga mau khan …” kataku tak sabar sambil melepaskan tali bra-nya hanya membuka bajunya, hanya itu yang aku cium-mencium payudaranya, terkadang menjilat putingku dengan lidah membuat lingkaran. Lalu naik lagi ke lehernya, aku mencium-mencium balik telinganya sampai Sisti melambai-gelinjang. Lalu turun lagi untuk mencium dan mencium ujung dadanya yang merah kecil saat aku mencubit-mencubit ujung satunya dengan tangan kananku. “Ini James … cepet donk … buka celana saya tidak kuat ya, ahh James … kamu tetap jangan dong dong dong …!” Karena aku juga tidak tahan, aku juga membuka hitamnya. Celana hipster dengan celana dalam yang sama.

Terus terang saya paling suka bermain wanita, bukan karena nikmat tapi saya sangat suka melihat penampilan mereka saat dimainin menggunakan lidah terus menggigit bibir vaginanya, nampaknya jatuhnya surga, enak banget.

Kira-kira sepuluh menit aku memainkan vaginanya sampai kepalaku tertahan di kakinya, keras. Tangannya mendorong kepalaku untuk menjilatnya lebih dalam. “Jamesss, ayo dong dong! Cepet!” Katanya. “Erm … tapi basah dulu milikku … bukan?” Saya bilang. “Yeah … di sini Sisti isepp!” Akhirnya kita bertukar posisi, aku turun dan dia mulai mengisap penisku. Meski saya sering bersenggama dengan wanita lain, ketika harus mengisap seperti cewek saya masih yang terbaik. Penis saya tidak benar-benar panjang hanya 15 cm tapi besar dan bibir kecil pacar saya jadi dia rada-rada kesulitan mengisapnya. Ujung yang sama ia menjilat pertama disimpan sebagian dimasukkan. Di dalamnya Sisti yang sama diputar dengan lidah, dikeluarkan lagi, tersedot lagi hingga ujungnya dibungkam di mulutnya. Yang membuat saya yang paling luar biasa jika saya tersedot seperti mengisap jolly.

Tampak seperti itu akan keluar semua. Aku begitu bersemangat untuk tidak menyadari tanganku memegang kepalanya karena memegang penisku tidak lepas dari mulutnya. “Aahh mm … terusss sayangg!” Aku mendesah sambil tetap memegang kepalanya, kupikir dia sudah mulai susah bernafas.

Tiba-tiba bibirku berciuman dan begitu terbuka mataku adalah Siska. Dia terbangun mendengar erangan kami tapi diam, tapi tidak kuat juga akhirnya. Aku juga menciumnya. “James, kalian berdua jahat … jangan berpikir aku bobo lagi?” Dia berkata. “Sis … maaf sudah selesai koneh neh …” “Ketahuilah James akan … Siska khan menjadi sangat horny!” “Ok deh Sis … ma’ap … jadi apa yang harus dong?” “Mm … kamu mencium kisak kayak saya ke Sisti lagi Dong? Mau gak?” “Ok … buka celana gih saya isepin disini …” Siska buka baju yang sama, terus memanjat wajah saya. Sisti tidak keberatan, keduanya sudah horny berat keduanya. Akhirnya kita bermain threesome, sayatan vagina Siska saya terus Sisti sampai ke penis saya. “Aahh Jamesss … emang kamu top banget deh deh … terusss menjilatnya sayang …!”

Tak lama kita bertukar posisi, saya memesan Sisti berbaring, lanjut Siska saya minta muka. Jadi saya memasukkan penis saya melalui belakang (doggy style), ahh itu sama sekali tidak kehilangan kembar vagina yang sama, sama-sama masih rapat! Sementara saya meletakkan Siska, tangan saya menjelajahi vagina Sisti, saya memasukkan jari tengah saya ke dalam sementara jari-jari saya yang lain mulai mencoba memegang dubur, saya tidak pernah melakukan hubungan intim dengan dubur hanya jika sekarang menahannya sesering mungkin,

Ternyata begitu enak, mereka berdua cium, sambil memegangi payudaranya, aku jadi lebih napsu pernah melihatnya. Akhirnya aku pindah ke Sisti, aku mengangkat salah satu kakinya dan aku memasukkan penisku dari samping. Huwiii, ini salah satu favorit saya juga. Saya tidak merasakan paha saya mengernyit dengan paha, tetap pegang penis saya sampai ke tepi, rasanya sangat berbeda dari saya di bagian atas. Siska kemudian mulai memainkan lidahnya sambil memegang vaginanya. “Ahh Jammesss beberapa saat lagi sayanggg … aahh …” Sisti sudah klimaks, aku pun pindah untuk melakukan hal yang sama dengan Siska kali ini aku memintanya untuk balik saat berbaring, terus masukan dari belakang. “Aahh Jamesss tegaa ih kamu … benar-benar tuhh truss trusss!” “Siska … rapetin kakimu donk … iya sayang banget …!” Ini adalah posisi yang saya cepat keluar. Kakinya disatukan, aku kocok dari belakangnya. “Siska aku mau keluar nich .. di dalem yaa …” kataku. “Jangan Jamesss!” Kata Siska “Ini aku hanya beep ya .. dipeluarin di mulut Siska!” Saya masukan ke mulutnya, ternyata Sisti juga tidak mau kalah, yang mana ada perampokan kayak. Kegilaan pun ternyata menghisap Siska. Sambil mengisap tangannya mengocok penisku. Sisti kembali mencium benih saya. “Ahh Siss … Jamess outrr nichh!” Akhirnya aku memasukkan mulutku ke mulutku sementara aku terus mengisapnya.

Selesai kita ketiganya tidur lelah. Pagi hari terbangun, bahkan ada cekikikan. “Eh Siska keras kepala ya! Ngapain sama sama Aryo kalau keduanya yo hahahah”, Sisti menggoda saya sama. “Ah kamu juga sama hihihihhih”,

About admin

Check Also

Cerita Sex Nikmatnya Orgy Sex Dengan Teman Temanku

Keinginan lama untuk mengadakan orgy party bisa kesampaian juga. Robin yang pakar dalam pengembangan jaringan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *