Home / Cerita Sex Tante / Cerita Sex Jadi Gigolo Rupanya Enak Juga

Cerita Sex Jadi Gigolo Rupanya Enak Juga

Saya mempunyai kisah dengan tante tante sering di bilang agol (anak gigolo) memang saya selalu di panggil oleh tante tante yang haus sex untuk memuaskan hasrat birahinya, perkenalkan nama saya Diky sudah hampir 2 tahun ini saya menggeluti profesiku ini , saya sudah mempunyai langganan namanya tante Dian , seorang janda tapi masih oke badannya walau tante Dian sudah mempunyai anak 1.

Suatu saat saya diperintah melayani tante tante 2 orang. Semenjak itu saya mempunyai pelanggan tetap namanya Tante Dian, ia seorang janda muda yang tak mempunyai anak, tinggal di Bandung juga & orangnya cantik, putih, toketnya besar walaupun telah kendor sedikit.

Ia seorang yang kaya, mempunyai sebagian perusahaan di Bandung & Jakarta, & memeiliki saham di sebuah hotel berbintang di kota Bandung.

Pada suatu hari yaitu Sabtu pagi, HP ku berbunyi & saat saya angkat terdengar suara tante Dian

“Halo Sayang.. lagi ngapain nih.. udah siap belum?” katanya langsung to the poin

“Oh Tante.. ada apa nih, tumben telpon pagi-pagi?” kataku.

“Kau nanti ada acara ngak?” katanya.

“Ngak ada Tan… emang mau kemana Tan?” tanyaku penasaran.

“Ngak, nanti sore anter Tante ke puncak yah sama relasi Tante, bisa kan?” katanya.

“Bisa kok tante.. saya siap kok?” jawabku.

“Oke deh Say.. nanti sore Tante jemput kau di tempat kostan kau ya…”, katanya.

“Oke.. Tante”, balasku, dengan itu juga pembicaraan di HP terputus & saya pun beranjak ke kamar mandi.

Sore jam 5, saya telah siap-siap & berpakaian rapi sebab Tante Dian akan membawa sahabat relasinya. Selang sebagian menit sebuah mobil Honda Jazz berhenti di depan rumahku. Ternyata itu mobil Tante Dian & langsung menuju ke mobil itu.

Di dalam mobil, saya diperkenalkan dua wanita relasinya oleh tante Rini, gila mereka cantik-cantik walaupun umur mereka telah 35 tahunan, namanya Tante Hani & Tante Visa

Mereka adalah relasi bisnis Tante Dian dari Jakarta yang sedang melakukan bisnis di Bandung, & diajak oleh Tante Dian refreshing ke villanya di kawasan Puncak.

Di dalam mobil, kami pun terlibat obralan ngaler-ngidul, & mereka diberitahu bahwa saya ini seorang gigolo langganan tante Dian & mereka juga mengatakan ingin mencoba kehebatanku.

Selang sebagian menit obrolan pun berhenti, & kulihat Tante Hani yang duduk di sebelahku, di sofa belakang, tangannya mulai nakal meraba-raba paha & selangkanganku.

Saya paham maksudnya, kugeser dudukku & berdekatan dengan Tante Hani, lalu tangan Tante Visa, meremas batang kemaluanku dari balik celana. Dengan inisatifku sendiri, saya membuka reitsleting celana panjangku & mengeluarkan batang penisku yang telah membesar.

Tante Hani terkejut & matanya melotot saat melihat batang kemaluanku yang besar itu. & celoteh Tante Visa pun berkata “Wow.. Diky, gede banget, punya suamiku aja kalah besar sama punya kau..” katanya.

Yang langsung disambut Tante Visa dengan membungkukkan badannya untuk menyepong kontoku yang padahal kami masih di dalam mobil di dalam perjalanan. lalu batang kemaluanku dijilat-jilat & dimasukakkan ke dalam mulutnya, dengan rakusnya batang kemaluanku masuk semua ke dalam mulutnya sambil disedot-sedot & dikocok-kocoknya.

Tante Dian yang duduk di jok depan sesekali menelan air liurnya sebab saya sedang di belai oleh temannya. & tertawa kecil melihat batang kemaluanku yang sedang asyik dinikmati oleh kedua tante ini. Tanganku mulai membuka sebagian kancing baju mereka & mengeluarkan kedua toketnya yang besar itu dari balik BH

Wooooww”komentarku saat melihat putingnya yang berwana coklat.

“Tante.. susu tante besar sekali.. saya kenyot ya?” tanyaku.

Tante Visa hanya mengangguk-anggukkan kepalanya, lalu tanganku mulai meremas-remas toketnya. Lalu tangan kiriku mulai turun ke bawah selangkangannya, & saya mengelus-ngelus paha yang putih mulus itu sambil bergerak ke bagian CDnya sehingga jariku masuk ke dalam lubang vagina.

Saat jariku masuk, mata Tante Visa merem melek & merasakan kenikmatan,

“Aaaahhh…Ahhhh…Ahhh… terus sayang..”

Sebagian menit kemudian, saya mengeluarkan pejuh !!!

“Crooot.. crooot.. crottt..” air maniku keluar, muncrat di dalam mulut Tante Visa yang duluan jahil terhadap tubuhku di dalam mobil itu, lalu Tante Visa menyapu bersih seluruh air maniku di dalam mulutnya.

Kemudian saya pun merobah posisi.Dan sekarang saya yang membungkukkan badanku untuk menghisap kewanitaannya, saya mulai mencium & menjilat lubang kewanitaannya yang telah basah itu.

Aku masih terus saja memainkan lubang kewanitaannya tanpa henti & akhirnya saya merasa puas, lalu saya ingin berubah posisi. Kini Tante Visa kupangku & kuarahkan batang kemaluanku masuk ke dalam lubang vaginanya,

“Bleeeppp…Bleeeepp” batang kemaluanku masuk ke dalam lubang mekinya, ku naik-turunkan pinggul Tante Visa, & batang kemaluanku keluar masuk dengan leluasa di lubang vaginanya dengan sempurna.

Satu jam kemudian, kami berdua telah tak kuat menahan rasa yang di ujung orgasme, kemudian kucabut batang kemaluanku dari lubang vaginanya, lalu kusuruh Tante Visa untuk mengocok & melumat batang kemaluanku.

Dan akhirnya “Crooot.. crott.. croottt..” air maniku muncrat lagi di dalam mulut Tante Visa.

Skema sex yang sangat menarik”dalam pikirku

Sesaat itu juga kami berdua terkulai lemas. Kemudian saya pun tertidur di dalam mobil.

Sesampainya di villa Tante Dian sekitar jam 8 malam. Lalu mobil kami masuk ke dalam pekarangan villa. Kami berempat keluar dari mobil. Tante Dian memanggil penjaga villa, lalu menyuruhnya untuk pulang & disuruhnya besok sore kembali lagi.

Kami berempat pun masuk ke dalam villa, sebab lelah dalam perjalanan saya langsung menuju kamar tidur yang biasa kutempati saat saya diajak ke villa bareng Tante Dian.

Begitu saya masuk ke dalam kamar & hendak tidur-tiduran, saya terkejut saat ke 3 tante itu juga masuk ke dalam kamarku dalam keadaan telanjang bulat tanpa sehelai benang pun yang menempel di tubuhnya.

Kemudian mereka naik ke atas tempat tidurku & mendorongku untuk tiduran, lalu mereka berhasil melucuti pakaianku hingga bugil. Batang kemaluanku diserang oleh mereka bertiga. sedangkan saya asik saja merasakan kenikmatan yang tak terhingga.

Dengan ganasnya mereka berdua secara bergantian menjilati, menyedot & mengocok batang kemaluanku, hingga saya kewalahan & merasakan nikmat yang luar biasa. Kemudian kulihat Tante Dian sedang mengatur posisi mengangkang di selangkanganku & mengarahkan batang kemaluanku ke lubang vaginanya.

“Bleeepp… Bleeeep” batang kemaluanku masuk ke dalam liang kewanitaan Tante Dian, lalu ia naik turunkan pinggulnya & saya merasakan kehangatan. Sambil tante Dian bergoyang saya terus menjilat-jilat & organ intim dua tante yang sedang nganggur itu.

Sebagian menit kemudian, Tante Rini telah orgasme yang tampak dari tubuhnya yang berkejang-kejang keenakan. & Tante Rini langsung menjatuhkan tubuhnya di sebelahku sambil mencium pipiku.

Kini giliran Tante Hani yang belum sama sekali saya setubuhi sewaktu di dalam mobil.

Ia mulai naik di selangkanganku & mulai memasukan batang kemaluanku yang masih tegak berdiri ke lubang vaginanya.,

“Bleeepp.. Bleeeep” batang kemaluanku pun masuk ke dalam liang vaginanya Tante Hani. Sama posisinya seperti tante Dian tadi. Mereka berposisi di atas, sedangkan saya terlentang di kasur.

Masih sama prakteknya yang di lakukan mereka, naik turun di atas kontolku & sebagian menit kemudian mereka terkalahkan.

Tampak tante Hani telah mencapai puncak orgasme juga & ia terkulai lemas di sampingku juga.

langsung kucabut batang kemaluanku & mencari lubang kenikmatan tante Visa, sebab wanita ini yang tersisa. saya kusuruh Tante Visa menungging & kami memainkan posisi Doggy Style.

“Blesss…” masuklah batang kemaluanku ke dalam lubang vagina tante Visa.

Kukocok-kocok maju mundur batang kemaluanku di dalam lubang kewanitaan Tante Visa, & terdengar desahan hebat,”Aaaah… Aahhhh… Aaahh… Terus sayang” saya terus saja berfokus mengocok batangku

Aku tak peduli dengan desahan-desahannya, saya terus mengocok-ngocok batang kemaluanku di lubang kewanitaannya sambil tanganku meremas-remas kedua buah dadanya.

Aku merasakan lubang kewanitaan Tante Visa basah & ternyata Tante Visa sedang di ujung orgasme juga yang sama seperti yang saya rasakan.

Selang sebagian menit kemudian, saya telah tak tahan lagi, lalu kutanya ke Tante Visa, “Tante, saya mau keluar nch.. di dalam apa di luar?” tanyaku.

“Di dalam aja Sayang..” pintanya.

Kemudian, “Crottt.. crooottt.. croottt..” air maniku muncrat di dalam lubang vaginanya, kemudian kami berdua jatuh lemas & saya mengambil posisi menindihkan tubuhku ke tubuh Tante Visa. sebab ia tante peserta terakhir yang saya nikmati.

Kami berempat pun tidur di kamar itu, keesokan harinya kami berempat melakukan hal yang sama di depan TV dekat perapian, di kamar mandi, maupun di dapur.

About admin

Check Also

Cerita Sex Ngentot Sama Ibu Kost Berjilbab

Di kamar kostnya Debi berbaring sambil melamun. Diluar gerimis yang turun sejak pagi belum juga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *